Jalan Asia Afrika Bandung menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Bandung. Seperti kata sebagian orang belum lengkap rasanya jika ke Bandung tanpa singgah ke Jalan Asia Afrika. Di sini banyak hal yang bisa ditemukan.

Utamanya jalan Asia Afrika menjadi tempat wisata sejarah. Banyak sekali tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi disepanjang Jalan Asia Afrika. Sehingga ini bisa menjadi agenda sendiri untuk dikunjungi jika berwisata ke Kota bandung.

Asia Afrika merupakan jalan yang hampir dipenuhi dengan gedung bergaya Eropa. Bangunan yang megah dengan bentuk yang unik banyak ditemui disana. Tidak hanya unik saja tetapi juga banyak sejarah yang bisa dipelajari. Salah satu gedung yang paling menonjol adalah Gedung Merdeka.

Gedung Merdeka adalah gedung bersejarah yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika pada tahun 1955. Sekarang, gedung ini berfungsi sebagai museum yang memamerkan berbagai benda dan koleksi foto Konferensi Asia Afrika. Setelah melalui Gedung Merdeka kita akan melihat banyak sekali hotel-hotel bersejarah. Sebut saja Hotel Savoy Homan dan Hotel Grang Preanger.

Hotel Savoy adalah hotel yang digunakan untuk menginap para tamu penting saat KTT Asia Afrika berlangsung. Hotel yang dibangun pada tahun 1939 ini juga pernag digunakan sebagai batrak mewah oleh prajurit Jepang ssat penjajahan Jepang berlangsung.

Dan sampai saat ini hotel ini masih kokoh berdiri. Sedangkan hotel Grand Preanger adalah hotel bersejarah yang diabngun pada tahun 1920. Jaman dahulu hotel ini sering digunakan untuk menginap para pemilik perkebunan. Mantan Presiden Sokearno juga pernah menginap di hotel ini.

Sejak saat itu hotel ini menjadi sangat terkernal dan banyak masyarakat yang ingin mencoba menginap di hotel tersebut. Selain itu di Jalan Asia Afrika juga terdapat tugu Titik Nol Kilometer. Tugu Titik Nol Kilometer terletak di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung.

Tugu ini menjadi penanda titik tengah Kota Bandung. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berfoto di tugu ini. Karena di tugu yang dibangun pada tahun 1810 ini terdapat lokomotif antik yang sengaja di jadikan monumen penanda.

Sehingga monumen itu menjadi daya tarik tersendiri oleh para wisatawan. Sebenernya masih banyak lagi tempat-tempat wisata bersejarah yang bisa kita temui di Jalan Asia Afrika. Kalian bisa duduk-duduk santai menikmati keramaian disana karena pemerintah menyediakan banyak bangku di sepanjang trotoar Jalan Asia Afrika.

Akses yang dapat ditempuh oleh para wisatwan untuk sampai ke Jalan Asia Afrika sebenernya cukup mudah. Banyak transportasi umum yang bisa digunakan untuk menuju kesana. Ada bus umum, taksi maupun ojek online.

Tapi jika kalian ingin mencari transportasi yang aman dan nyaman maka www.rentalhiace.com bisa jadi pilihan. Demikian ulasan terkait beberapa wisata bersejarah di Jalan Asia Afrika. Semoga bisa menjadi informasi tambahan untuk rencana perjalana wisata kalian. Selamat berlibur….

Suka dengan artikel ini ? beri Rating dan Share yaa. Tq.

Call Now

× Kontak WhatsApp
%d bloggers like this: